Pages

Rabu, 24 Agustus 2011

Pengertian Tuna Netra

Secara etimologi, kata "tuna" berarti rusak, "netra" berarti mata atau penglihatan. Secara umum tunanetra berarti rusaknya penglihatan sehinggga individu mengalami hambatan atau gangguan dalam penglihatannya. Masyarakat umum yang awam cenderung menganggap bahwa tunanetra adalah seseorang yang tidak dapat melihat sama sekali. Padahal tidak semua tunanetra adalah buta. Itu berarti tidak semua penyandang tuna netra adalah tidak bisa melihat sama sekali. Masih ada penyandang tuna netra yang tidak termasuk di dalamnya. Mereka adalah yang masih dapat melihat tetapi sangat terbatas atau low vision. Menurut Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) tunanetra adalah mereka yang tidak memiliki penglihatan sama sekali (buta total) hingga mereka yang masih memiliki sisa penglihatan tetapi tidak dapat menggunakan penglihatannya untuk membaca tulisan biasa berukuran 12 point dalam keadaan cahaya normal meskipun dibantu dengan kacamata. Pengertian tunanetra memang terdiri dari banyak versi, tergantung dari sudut pandang mana dan kebutuhannya. Frans Harsana Sasraningrat mengatakan bahwa tunanetra ialah suatu kondisi dari indera penglihatan atau mata yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi itu disebabkan oleh karena kerusakan pada mata, syaraf optik dan atau bagian otak yang mengolah stimulus visual . Daniel P Hallahan dan James M Kauffman memberikan batasan mengenai tunanetra sebagai berikut: For educational purposes, the blind person is one whose sight is so severaly impaired that he or she must be taught to read by Braille or by aural methods (audiotapes and records). The partially sighted person can read print even though magnifying devices or large-print books may be needed . 
Dalam bidang pendidikan, tunanetra adalah individu yang tidak dapat menggunakan media seperti siswa / anak awas pada umumnya. 

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 
Belajar Pendidikan Luar BiasaDesigned by TechIrsH